EDISI I/5/2010
 
 
 
 
 
 
MITSUBISHI LANCER EVOLUTION X PREMIUM EDITION 2008
BEASTY SHARK



   
Mitsubishi Lancer Evo X ini dipersiapkan tak hanya untuk menarik perhatian saat di kontes modifikasi saja, namun pemiliknya menginginkan lebih dari itu. Paduan antara konsep street racing namun bisa dipakai harian rupanya dipegang teguh oleh Mr. N. “Mobil ini juga saya pakai harian soalnya, males kalau modifikasinya terlalu ribet,” ungkap pria pendiam ini. Jika diilihat dari awal kenapa Mr. N memilih sportcar berkode mesin 4B11T ini, lantaran sudah dilengkapi dengan sebuah turbo. Sehingga, “Tenaga standarnya saja sudah lumayan kenceng, jadi modifikasinya lebih simpel,” sahut Mr. N. Warna hitam bawaan pabrik untuk sementara harus rela untuk dilapisi dengan body sticker warna oranye dari Oracal. Langkah tersebut diambil lebih karena Mr.N ingin berlaga pada salah satu kontes modifikasi di Bandung. “Body stickernya hanya untuk sementara kok. Grafisnya gua ambil dari merek komponen aftermarket yang dipakai di mobil ini,” jelasnya. Selain lebih berwarna, pemakaian livery berwarna oranye ini mampu membuat tampilan Evo X menjadi lebih atraktif. Langkah selanjutnya, Mr. N tergiur untuk mengilik performa dari mesin standarnya. Atas azas daily used, maka opsi ubahannya dipilih secara strategis. Turbo masih mengandalkan bawaan pabrik. Mr. N memilih untuk mengail tenaga lewat pemakaian kem yang memiliki sudut dan durasi lebih besar ketimbang standar. Hal tersebut mampu diakomodir oleh kem Brian Crower yang memiliki derajat 2720 pada saluran inlet dan ekxhaustnya. Lift-nya sendiri berada pada angka 5 mm, sehingga power band pada putaran mesin tinggi bisa lebih menyalak. Untuk mengharmoniskan ubahanya tersebut, Mr. N sempat melakukan reflash ECU dengan menggunakan software EcuTek. Namun dirasa kurang maksimal pada final tuningnya, Mr.N lebih memilih seperangkat ECU stand alone dari Haltech PS1000 yang memiliki pengaturan yang lebih menyeluruh. Bahkan, Evo X miliknya menjadi yang pertama di dunia yang menggunakan ECU Haltech. “Perlu pembenahan lagi setingan ECU-nya. Tenaganya sih sudah meningkat drastis,” senyumnya. Pekerjaan rumah selanjutnya menentukan peranti penyalur daya yang sanggup melayani besarnya tenaga mesin namun tetap nyaman ketika dipakai bermacet-macet ria. Sempat menggunakan HKS tipe twin plate. Namun masih dianggap kurang sigap untuk menahan hentakan mesin. Terakhir, Mr. N mempercayakannya pada Carbonetics tipe twin plate untuk mendapatkan performa yang maksimal saat melakukan perpindahan gigi. Hasilnya? Lebih dari cukup untuk menikmati trek Cipularang yang terkenal di kalangan speedgoers Tanah Air.
Reporter : Tomo
 
Klick to enlarga
Klick to enlarga
Klick to enlarga
>>>>> Inspirasi Modifikasi
  << ARTIKEL LAIN     
KOMBINASI LENGKAP
BAROMETER KONDISI MESIN
SPECTRUM IS BACK!
PINTAR DAN MENGHIBUR
Copyright © Intan Motor 2004-2005 All rights reserved